Skip to main content

Featured

Dopamine Detox

Mengendalikan Diri dari Segala Kecanduan
Source: 1 Hari Sukses

We often miss opportunity because it's dressed in overalls and looks like work (Thomas Alva Edison).

Aku kecanduan media sosial. Aku tak sadar telah menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk scrolling foto dan video di Instagram, Tiktok, dan YouTube. Rasa-rasanya hidupku semakin berantakan. Kamar yang tak terurus, pakaian yang menumpuk belum dicuci, dań berbagai tanggung jawab sering aku lewatkan. Yang lebih parah, aku seakan tak pernah bisa lepas dari smartphone-ku. Aku lebih nyaman dengan smartphone-ku, daripada bersosialisasi dengan teman disampingku. Aku malas berkomunikasi. Aku jadi canggung dalam memulai percakapan, dan panik saat tidak ada smartphone disampingku. Aku bukan hanya merasa berantakan, terapi juga kesepian dan tidak percaya diri. Aku perlu puasa dari kecanduan ini dengan metode: Dopamine Detox.

Dopamin merupakan hormon kebahagiaan, berupa zat kimia didalam otak yang mempengaruhi emosi, rasa senang, hingga rasa sakit yang bisa dirasakan seseorang. Kadar dopamin dapat meningkat saat seseorang merasakan sensasi yang menyenangkan, sehingga dapat memicu seseorang mengulangi lagi hal yang ia lakukan untuk mendapatkan kesenangan yang sama hingga kecanduan. Contohnya seperti meminum minuman berkafein, bermain game, mengakses media sosial, berolahraga, bernyanyi, hingga berdansa. Kekurangan dopamin dapat menyebabkan berkurangnya keseimbangan motorik, konstipasi, kesulitan mencerna makanan, tidak bertenaga, tidak bergairah, cemas, tidak fokus, dan gejala depresi. Sedangkan kelebihan kadar dopamin, dapat menyebabkan perasaan mudah gelisah, kecemasan, susah tidur, mania, stress, energi berlebih, halusinasi, mual dan muntah, dan depresi.

Detox dopamin bertujuan untuk mereset sistem otak, agar otak tidak bergantung dengan hal-hal yang menyebabkan candu. Kelebihan dopamine dapat dikendalikan dengan cara menghentikan sejenak hiburan yang tidak sehat. Kadar dopamin yang tinggi dapat menimbulkan perasaan malas untuk melakukan kegiatan lain yang menghasilkan dopamine yang lebih sedikit. Jika terus dibiarkan, akan ada kecenderungan untuk terus mengulangi kegiatan yang menghasilkan dopamin tinggi, bahkan dengan durasi yang lebih panjang. Hal ini lah yang menyebabkan kecanduan. 

One of the very worst uses of time is to do something very well that needs not to be done at all (Brian Tracy)Dengan melakukan dopamine detox, kecanduan terhadap melakukan hal yang negatif seperti makan berlebihan, menggunakan media sosial, memainkan game, berbelanja online, minum alcohol, atau menonton video dewasa; dapat dihindari. 

Masalah utama saat ini: berbagai bisnis dan perusahaan berusaha mengembangkan produk-produk dan aplikasi yang dapat memicu kadar dopamin tinggi pada penggunanya serta membuat mereka kecanduan. Inilah alasan mengapa media sosial akan menyuguhkan feed berdasarkan algoritma yang sesuai dengan minat kita hingga kita akan semakin lama menggunakannya, mereka akan menyajikan rekomendasi berdasarkan apa yang kita cari, sukai atau komentari. Mereka paham bahwa apapun yang menjadi perhatian kita, akan membuat kita kembali menggunakannya. Hal-hal yang viral dan disukai banyak orang, juga akan terus muncul sebagai rekomendasi dan membuat pengguna media sosial mengikuti versi lain. Bahkan ingin menikmati keviralan dengan me-recreate posting tersebut. Begitu juga dengan bermain game, akan selalu ada level baru untuk ditaklukan agar selalu ada sensasi baru bagi penggunanya. Dan semua pemicu dopamin tinggi tersebut dapat diperoleh tanpa banyak usaha dan tenaga.

Berapa banyak aktivitas penting yang kalian lewatkan karena kecanduan terhadap sesuatu?

Mengapa seseorang menjadi kecanduan?
Pada dasarnya, saat melakukan sesuatu hal yang menyenangkan, kita akan cenderung melakukannya lagi dan lagi untuk mendapatkan kesenangan yang sama. Namun sayangnya, ketika kita melakukannya kembali, kita akan membutuhkan dosis yang lebih tinggi, waktu yang lebih banyak, tantangan yang lebih berat atau porsi yang lebih banyak untuk bisa merasakan kembali kesenangan yang sama.

Saat memulai dopamin detox, seseorang perlu menghindari kegiatan negatif yang menghasilkan dopamin tinggi dałam jangka waktu tertentu. Meskipun secara alami, tubuh manusia sebenarnya dapat memproduksi tanpa adanya rangsangan tertentu. Selain itu, ada aktivitas positif lain yang sebenarnya juga menghasilkan dopamin, seperti tidur yang cukup, terkena sinar matahari, melihat tanaman atau pemandangan, membaca buku, berolahraga, bercanda, bertemu dengan orang yang kita sayangi. Hal-hal tersebut dapat dijadikan alternatif saat melakukan dopamin detox. Menyusun daftar aktivitas penting dan menuangkannya dalam jadwal harian juga akan sangat membantu dalam menghindarkan kecanduan terhadap hal-hal negatif yang dapat memicu dopamin tinggi. Bila perlu, buatlah halangan atau batasan yang wajar terhadap aktivitas yang berpotensi menjadi negatif jika dilakukan terlalu sering. 

The key is in not spending time, but in investing it (Stephen R. Covey).

Banyak hal yang bisa membuat kita bahagia tanpa merusak tubuh, apalagi masa depan kita.

Life is like a coin. You can spend it any way you wish, but you only spend it once (Lillian Dickson).   

Comments